Bupati Lantik 154 Kepala Desa

Bojonegoro,Globaljatim.com – Sebanyak 154 kepala Desa terpilih gelombang dua tahun 2019 se Kabupaten Bojonegoro hari ini dilantik oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang bertempat di pendopo Malowopati jln Mas Tumapel Bojonegoro (4/9/19) pagi.

Hadir dalam acara tersebut Forpimkab,seluruh Camat ,BPD se Kabupaten Bojonegoro serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan, beberapa saat yang lalu baru saja kita laksanakan pelantikan 154 Kepala Desa gelombang 2 yang hasil pemilihan Serentak Kwpala Desa pada tanggal 27 juni tahun 2019 yang lalu,dan untuk pemilihan kepala desa gelombang ke-3 yang akan dimulai tahapannya pada bulan Oktober 2019 dan direncanakan pemilihan Kepala Desa akan dilaksanakam bulan pebruari tahun 2020.

Pada kesempatan ini pula saya sampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan di tingkat Desa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian Desa, oleh karena itu perlu untuk dipahami bersama bahwa pengelolaan keuangan dan sumber-sumber pendapatan dari kekayaan Desa hendaknya dilakukan secara lebih transparan akuntabel dan mendasar menurut ketentuan peraturan perundang-undangan.

pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat serta pembangunan desa termasuk didalamnya terhadap pengelolaan dana transfer daerah atau dana transfer desa dan tanah kas Desa kepala desa harus mampu menjawab tantangan pembangunan yang yang semakin kompleks dan mampu menempatkan diri di atas semua kepentingan dan harus mempunyai kemampuan manajerial.

dalam APBDes harus mengikuti apa yang menjadi landasan perencanaan bisa terwujud skala prioritas termasuk Sinergi terhadap Kabupaten Bojonegoro termasuk di provinsi maupun nasional.

Masih dalam sambutannya,Bupati juga mengatakan beberapa hal yang urgen untuk segera dilakukan mengambil kebijakan penyelenggaraan pemerintahan desa terkait tugas dan kewajiban kepala desa yaitu, yang pertama menyusun rencana pembangunan jangka menengah desa atau RPJMD

kedua melaksanakan tugas saudara sebagai kepala desa dengan sebaik-baiknya dan dan selalu tingkatkan pengetahuan serta peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang Desa agar dalam pengambilan segala kebijakan dan keputusan sesuai dengan dimensi aturan dan bukannya kepentingan sesaat, maksimalkan sumber daya yang ada di desa saudara baik potensi ekonomi sosial dan budaya Kabupaten Bojonegoro dan kita harus berinovasi pada sektor pariwisata di desa, hendaknya dalam pengelolaan kekayaan Desa itu harus masuk di dalam rencana APBDes yang nanti akan dijabarkan dalam musrembangdes, karena keberhasilan saudara dalam memimpin desa tidak lepas dari dukungan semua pihak dan harus dilakukan sesuai dengan fungsinya masing-masing, Kepala desa adalah pengayom seluruh masyarakat desa.

secara umum sebagai pemimpin harus mampu menjadi teladan dan panutan masyarakat desa bersikap konsisten dan melaksanakan tugas dan kebijakan yang telah ditetapkan dan kreatif dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat. di saat menyusun rencana harus selaras dengan RPJMD Kabupaten Bojonegoro., Desa harus ikut merespon dan kita menyiapkan terhadap kreativitas tersebut dan juga lebih inovatif.

Masih menurut Bupati ,Saya tidak ingin ada satupun kepala desa dikemudian hari nanti terjerat masalah yang tidak dikehendaki ,maka apa yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, apa yang menjadi kewenangan fungsi tugas dan fungsi dari perangkat desa harus bisa lakukan secara seksama Kemudian kalau ada hal yang kurang tahu terhadap sistem pemerintahan pengelolaan APBDes termasuk penjabaran peraturan perundang-undangan kami akan membuka pintu untuk pembinaan.

Bupati memambahkan di Kabupaten Bojonegoro Desa Mandiri ada 1, Desa maju ada 25 Desa kemudian Desa berkembang ada 132 Desa serta desa tertinggal ada 6 Desa yang kemudian Desa sangat Tertinggal Alhamdulillah tahun ini hanya 2 desa tertinggal dan Desa sangat Tertinggal tidak ada

sehingga nanti yang biasa Mandiri bisa mempertahankan predikat Desa Mandiri kemudian desa yang maju tingkatkan menjadi Desa Mandiri, Desa berkembang bisa tingkatkan desa yang maju yang tertinggal bisa menjadi Desa berkembang,.

” tahun 2020 kami rencanakan di Bojonegoro 5% menjadi Desa Mandiri 10% Desa maju kemudian 30% bisa berkembang dan Tertinggal kita upayakan bersama-sama sudah tidak ada ini semua harus kerja sama antara pemerintahan desa ‘ pungkas Bupati.

Diakhir sambutannya Bupati mengucapkan Selamat berkarya kepada Kepala Desa yang Baru dilntik Insya Allah menjadi keberkahan bagi kita semua. (Ex/Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*